← Kembali ke Populasi dan Sampel

Teknik Sampling dalam Penelitian

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian teknik sampling
  2. Membedakan probability dan non-probability sampling
  3. Menyebutkan macam-macam teknik sampling
  4. Menentukan teknik sampling yang tepat untuk suatu penelitian

A. Pengertian Sampling

Sampling adalah proses memilih sebagian anggota populasi untuk dijadikan sampel penelitian. Teknik sampling adalah cara pengambilan sampel.


B. Probability Sampling

Setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama dan diketahui untuk terpilih.

1. Simple Random Sampling

Pengambilan sampel secara acak sederhana. Setiap anggota populasi punya kesempatan sama.

Cara: Undian, tabel bilangan acak, atau aplikasi komputer.

Contoh: Dari 300 siswa, dipilih 30 secara acak dengan undian.

2. Stratified Random Sampling

Populasi dibagi ke dalam kelompok (strata) dulu, lalu diambil sampel acak dari setiap strata.

Contoh: Populasi siswa dibagi ke kelas VII, VIII, IX. Dari setiap kelas diambil 10 siswa secara acak.

3. Cluster Sampling

Populasi dibagi ke dalam kelompok (cluster), lalu dipilih beberapa cluster secara acak. Semua anggota cluster terpilih menjadi sampel.

Contoh: Dari 10 kelas, dipilih 3 kelas secara acak. Semua siswa di 3 kelas itu menjadi sampel.

4. Systematic Sampling

Pilih anggota populasi dengan interval tetap ($k$).

Cara: Jika populasi 1.000 dan sampel 100, interval $k = 10$. Pilih setiap orang ke-10.


C. Non-Probability Sampling

Peluang terpilih tidak sama antar anggota populasi.

1. Convenience Sampling

Sampel diambil berdasarkan kemudahan peneliti.

Contoh: Menyebar kuesioner ke teman-teman satu kelas.

2. Purposive Sampling

Sampel dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu.

Contoh: Hanya mewawancarai siswa yang pernah mengikuti olimpiade.

3. Snowball Sampling

Sampel awal diminta menunjuk responden lain — bertambah seperti bola salju.

Contoh: Penelitian tentang komunitas langka (pemain game tertentu).


D. Tabel Perbandingan

TeknikJenisCaraCocok Untuk
Simple RandomProbabilityUndian/acakPopulasi homogen
StratifiedProbabilityPer strataPopulasi heterogen
ClusterProbabilityAcak kelompokPopulasi luas
SystematicProbabilityInterval tetapPopulasi terurut
ConvenienceNon-probabilityTermudahSurvei cepat
PurposiveNon-probabilityPertimbanganTujuan spesifik

E. Rangkuman

NoKonsepPenjelasan
1ProbabilityPeluang sama, acak, lebih akurat
2Non-probabilityTidak acak, lebih cepat dan murah
3Simple randomUndian — paling adil
4StratifiedPer kelompok (strata)
5ClusterPer kelompok wilayah/kelas
6SystematicInterval tetap
💡 Tips: Untuk penelitian ilmiah, gunakan probability sampling. Untuk survei cepat/eksplorasi, non-probability cukup.

F. Latihan Soal

  1. Seorang peneliti membagi populasi berdasarkan jenis kelamin, lalu mengambil sampel acak dari masing-masing. Teknik apa?
  2. Dari 50 RT, dipilih 5 RT secara acak, lalu seluruh warga di 5 RT diwawancarai. Teknik apa?
  3. Peneliti ingin mewawancarai siswa yang pernah juara lomba. Teknik apa yang tepat?
  4. Sebutkan 2 teknik probability sampling!
  5. Apa beda stratified dan cluster sampling?
  6. Survei cepat di kantin sekolah — teknik paling praktis?