Penerapan Survei dan Penelitian Sederhana
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan mampu:
- Merancang survei sederhana
- Menentukan populasi dan sampel dalam suatu penelitian
- Memilih teknik sampling yang tepat
- Menganalisis hasil survei sederhana
A. Langkah-Langkah Survei
- Tentukan tujuan survei
- Tentukan populasi
- Tentukan teknik sampling
- Tentukan ukuran sampel
- Kumpulkan data
- Analisis data
- Buat kesimpulan
B. Contoh Survei Sederhana
Survei 1: Makanan Kesukaan
Tujuan: Mengetahui makanan kesukaan siswa kelas IX Populasi: Seluruh 200 siswa kelas IX Teknik sampling: Stratified (per kelas IX.1–IX.5) Sampel: 10 siswa per kelas = 50 siswa
Survei 2: Jam Belajar
Tujuan: Rata-rata jam belajar siswa per hari Populasi: 500 siswa SMP Teknik: Simple random — undian 50 nomor absen Sampel: 50 siswa
C. Menentukan Ukuran Sampel
Secara sederhana, untuk populasi terbatas:
| Populasi | Sampel Minimal (10%) |
|---|---|
| 100 | 10 |
| 500 | 50 |
| 1.000 | 100 |
| 10.000 | 1.000 (atau 10%) |
D. Rangkuman
Langkah survei: Tujuan → Populasi → Sampling → Sampel → Data → Analisis → Kesimpulan
💡 Tips: Sampel minimal 10% dari populasi untuk hasil cukup akurat. Semakin besar sampel, semakin akurat tapi semakin mahal.
E. Latihan Soal
- Buat rancangan survei singkat untuk mengetahui “hobi siswa kelas IX di sekolahmu” — tentukan populasi, teknik sampling, dan sampel!
- Sebuah penelitian ingin mengetahui efektivitas metode belajar baru. Apa populasi dan teknik sampling yang tepat?
- Populasi 800 siswa. Berapa sampel minimal (10%)?
- Mana yang lebih baik: sampel 30 orang secara random atau 100 orang secara convenience? Jelaskan!
- Jika populasi sangat besar (jutaan orang), teknik sampling apa yang paling efisien?