Tripel Pythagoras
Pendahuluan
Pada materi Teorema Pythagoras, kita telah mengenal hubungan:
$$a^2 + b^2 = c^2$$
Tiga bilangan bulat positif $(a,b,c)$ yang memenuhi hubungan tersebut disebut tripel Pythagoras. Jika ketiga bilangan itu tidak mempunyai faktor persekutuan selain 1, maka tripel tersebut disebut tripel Pythagoras primitif.
Contoh tripel primitif: $(3,4,5)$, $(5,12,13)$, $(8,15,17)$.
Rumus Dasar
Jika $m$ dan $n$ adalah bilangan bulat positif dengan $m > n > 0$, maka salah satu bentuk tripel Pythagoras adalah:
$$\boxed{(2mn,\ \ m^2 - n^2,\ \ m^2 + n^2)}$$
Bukti
Misalkan:
$$a = 2mn, \quad b = m^2 - n^2, \quad c = m^2 + n^2$$
Maka:
$$\begin{aligned} a^2 + b^2 &= (2mn)^2 + (m^2 - n^2)^2 \ &= 4m^2n^2 + m^4 - 2m^2n^2 + n^4 \ &= m^4 + 2m^2n^2 + n^4 \ &= (m^2 + n^2)^2 \ &= c^2 \end{aligned}$$
Jadi, $(2mn,\ m^2-n^2,\ m^2+n^2)$ benar membentuk tripel Pythagoras. $\blacksquare$
Luas dan Keliling
Jika sisi-sisi segitiga siku-siku dinyatakan dengan bentuk tripel Pythagoras di atas, maka:
Luas
$$L = \frac{1}{2} \cdot 2mn \cdot (m^2 - n^2) = mn(m^2 - n^2)$$
Keliling
$$K = 2mn + (m^2 - n^2) + (m^2 + n^2) = 2m(m + n)$$
Kasus Khusus: Luas = Keliling
Dalam kondisi tertentu, luas segitiga bisa sama dengan keliling segitiga. Dari:
$$mn(m^2 - n^2) = 2m(m + n)$$
dapat diperoleh hubungan:
$$n(m - n) = 2$$
Contoh:
- Jika $m=3$ dan $n=1$, maka luas = keliling = 24
- Jika $m=3$ dan $n=2$, maka luas = keliling = 30
Jenis-Jenis Tripel Pythagoras
1. Tripel Pythagoras Primitif
Tripel Pythagoras $(a,b,c)$ disebut primitif jika $\text{FPB}(a,b,c) = 1$.
Beberapa sifatnya:
- Paling sedikit satu di antara $a$, $b$, atau $c$ adalah bilangan ganjil
- Salah satu dari $a$ atau $b$ genap
- $c$ selalu ganjil
2. Tripel Pythagoras Primitif Kembar
Tripel Pythagoras primitif kembar terjadi jika selisih hipotenusa dan sisi tegak terpanjangnya adalah 1.
$$c - \max(a,b) = 1$$
Jika $a > b$, maka syarat primitif kembar memberi:
$$(m^2 + n^2) - (m^2 - n^2) = 1 \implies 2n^2 = 1$$
Tidak ada solusi bilangan bulat positif. Sebaliknya, jika $b > a$:
$$(m^2 + n^2) - 2mn = 1 \implies (m - n)^2 = 1 \implies m = n + 1$$
Jadi tripel primitif kembar terjadi jika:
$$a = 2n(n+1), \quad b = 2n + 1, \quad c = 2n^2 + 2n + 1$$
3. Tripel Pythagoras Komposit
Tripel Pythagoras disebut komposit jika ketiga bilangannya masih mempunyai faktor persekutuan lebih dari 1. Merupakan kelipatan dari tripel primitif.
Contoh: $(6,8,10)$ adalah $2 \times (3,4,5)$ → komposit.
Contoh 1
Buktikan bahwa jika salah satu dari $a$ atau $b$ genap pada tripel Pythagoras primitif $(a,b,c)$, maka $c$ harus ganjil.
Penyelesaian
Gunakan pembuktian tidak langsung. Misalkan $c$ genap, dan $a$ serta $b$ ganjil.
Tulis:
$$a = 2p + 1, \quad b = 2q + 1, \quad c = 2r$$
Substitusikan ke persamaan Pythagoras:
$$\begin{aligned} (2p+1)^2 + (2q+1)^2 &= (2r)^2 \ 4p^2 + 4p + 1 + 4q^2 + 4q + 1 &= 4r^2 \ 4(p^2 + p + q^2 + q) + 2 &= 4r^2 \end{aligned}$$
Ruas kiri dibagi 4 bersisa 2, sedangkan ruas kanan habis dibagi 4. Kontradiksi.
Jadi anggapan bahwa $c$ genap salah, sehingga $c$ harus ganjil. $\blacksquare$
Contoh 2
Carilah semua tripel Pythagoras primitif $(a,b,c)$ dengan $b$ genap dan $c \le 40$.
Penyelesaian
Ambil:
$$a = m^2 - n^2, \quad b = 2mn, \quad c = m^2 + n^2$$
dengan syarat:
- $m > n > 0$
- $m$ dan $n$ relatif prima
- $m$ dan $n$ tidak keduanya ganjil
- $m^2 + n^2 \le 40$
| $m$ | $n$ | $a = m^2-n^2$ | $b = 2mn$ | $c = m^2+n^2$ | Tripel |
|---|---|---|---|---|---|
| 2 | 1 | 3 | 4 | 5 | $(3,4,5)$ |
| 3 | 2 | 5 | 12 | 13 | $(5,12,13)$ |
| 4 | 1 | 15 | 8 | 17 | $(8,15,17)$ |
| 4 | 3 | 7 | 24 | 25 | $(7,24,25)$ |
| 5 | 2 | 21 | 20 | 29 | $(20,21,29)$ |
| 5 | 4 | 9 | 40 | 41 | — ($c>40$, diabaikan) |
Semua tripel Pythagoras primitif dengan $c \le 40$: $(3,4,5)$, $(5,12,13)$, $(8,15,17)$, $(7,24,25)$, $(20,21,29)$.
Cara Menentukan Tripel Pythagoras
Langkah-langkah umum:
- Tentukan dua bilangan asli $m$ dan $n$ dengan $m > n$
- Hitung $m^2 - n^2$, $2mn$, dan $m^2 + n^2$
- Ketiga hasil tersebut membentuk tripel Pythagoras
Contoh:
- $m=2$, $n=1$ → $(3,4,5)$
- $m=3$, $n=2$ → $(5,12,13)$
- $m=4$, $n=1$ → $(8,15,17)$
Catatan:
- Semua kelipatan dari tripel Pythagoras juga tetap merupakan tripel Pythagoras
- Tripel Pythagoras tidak hanya muncul pada bilangan bulat, tetapi juga bisa pada bilangan pecahan atau irasional, misalnya $(3,3,3\sqrt{2})$ atau $\left(\frac{3}{2},2,\frac{5}{2}\right)$
Penutup
Tripel Pythagoras memberi cara cepat untuk membangun segitiga siku-siku tanpa harus menghitung dari nol setiap kali. Dengan memahami rumus dasarnya, jenis-jenisnya, dan syarat tripel primitif, kita bisa mengenali banyak pola bilangan yang memenuhi teorema Pythagoras.